Berita Terkini

Portugal Temukan Lagi 2 Jasad WNI Korban Kapal Tenggelam

peduliwni.com – Kabar duka kembali datang dari Portugal. Dua warga negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya dilaporkan hilang akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Keduanya merupakan korban kapal penangkap ikan yang tenggelam di perairan Portugal beberapa waktu lalu. Penemuan ini menambah panjang daftar korban dalam insiden laut yang mengguncang komunitas pekerja migran Indonesia di Eropa.

Otoritas Maritim Nasional Portugal menyatakan kedua jasad ditemukan pada Minggu, 21 Desember, di kawasan pantai distrik Viana do Castelo. Informasi tersebut disampaikan oleh kantor berita AFP dan langsung menyita perhatian publik, terutama keluarga korban di Tanah Air.

Kronologi Penemuan Dua Jasad WNI

Menurut keterangan resmi, kedua jenazah ditemukan terpisah di beberapa titik pantai. Tim penyelamat yang sejak awal melakukan penyisiran laut dan garis pantai akhirnya menemukan tanda-tanda keberadaan korban setelah beberapa hari pencarian intensif.

Setelah di evakuasi, kedua jasad langsung di bawa ke kantor forensik terdekat untuk proses identifikasi lanjutan. Otoritas setempat juga memastikan bahwa psikolog kepolisian di libatkan untuk mendampingi keluarga korban yang terdampak secara emosional.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari prosedur penanganan korban kecelakaan laut, terutama yang melibatkan warga negara asing. Pemerintah Portugal menegaskan komitmennya untuk menangani kasus ini secara profesional dan transparan.

Kapal Tenggelam Sejak 14 Desember

Insiden kapal tenggelam ini terjadi pada 14 Desember lalu. Kapal penangkap ikan yang membawa sejumlah kru di laporkan mengalami kecelakaan di tengah laut. Pada awal kejadian, tiga kru, termasuk kapten kapal, berhasil di temukan dalam kondisi selamat.

Namun situasi berubah drastis sehari kemudian. Salah satu dari tiga kru yang sempat selamat tersebut di laporkan meninggal dunia. Pihak berwenang Portugal kemudian mengidentifikasi korban tersebut sebagai warga negara Indonesia.

Sementara itu, kapten kapal yang juga selamat masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat hingga kini. Kondisinya disebut stabil, meski masih memerlukan pengawasan medis lanjutan.

Masih Ada Kru yang Hilang

Meski dua jasad telah di temukan, proses pencarian belum sepenuhnya selesai. Hingga saat ini, tim penyelamat masih melakukan operasi untuk mencari tiga kru lainnya yang juga di laporkan hilang sejak kapal tenggelam.

Pihak berwenang Portugal menyebutkan bahwa seluruh kru yang belum di temukan tersebut merupakan WNI. Pencarian di lakukan dengan mengerahkan kapal patroli, penyelam, serta pemantauan udara, menyesuaikan dengan kondisi cuaca dan arus laut. Operasi ini menjadi tantangan tersendiri karena karakteristik perairan Atlantik yang di kenal memiliki arus kuat dan cuaca yang cepat berubah.

Baca juga: Viral! 2 WNI Terkonfirmasi Mengidap Penyakit Kusta di Rumania, Kasus Pertama Setelah 40 Tahun

WNI dan Industri Perikanan di Portugal

Kasus ini kembali menyoroti keberadaan WNI di sektor perikanan Portugal. Dalam beberapa tahun terakhir, cukup banyak warga Indonesia yang bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) di negara tersebut. Salah satu alasan utamanya adalah faktor ekonomi. Upah di industri perikanan Portugal disebut-sebut lebih tinggi di bandingkan pekerjaan serupa di dalam negeri. Bagi sebagian pekerja migran, peluang ini di anggap sebagai jalan untuk memperbaiki kondisi ekonomi keluarga.

Namun di balik upah yang menjanjikan, pekerjaan di sektor ini juga menyimpan risiko besar. Jam kerja panjang, kondisi cuaca ekstrem, dan keselamatan kerja yang kadang minim menjadi tantangan nyata yang harus di hadapi para ABK.

Perhatian terhadap Perlindungan Pekerja Migran

Insiden kapal tenggelam ini memicu kembali diskusi soal perlindungan pekerja migran Indonesia di luar negeri. Banyak pihak menilai perlu ada pengawasan lebih ketat terhadap perekrutan, kontrak kerja, serta standar keselamatan yang di terapkan oleh perusahaan pengguna jasa.

Di sisi lain, peran pemerintah Indonesia juga di nilai krusial, terutama dalam memastikan hak-hak WNI terpenuhi dan pendampingan maksimal di berikan saat terjadi musibah. Keluarga korban di Indonesia kini berharap adanya kejelasan proses identifikasi, pemulangan jenazah, serta bantuan yang layak dari pihak terkait.

Tragedi yang Menyisakan Duka Mendalam

Penemuan dua jasad WNI ini menjadi pengingat pahit tentang risiko yang di hadapi pekerja migran di sektor berbahaya seperti perikanan laut lepas. Di balik harapan akan kehidupan yang lebih baik, ada taruhan nyawa yang tidak kecil. Selama proses pencarian masih berlangsung, doa dan harapan terus mengalir agar seluruh korban dapat segera di temukan. Tragedi ini bukan sekadar catatan kecelakaan laut, tetapi juga cerita tentang perjuangan, pengorbanan, dan duka yang di rasakan lintas negara.

tragedi kapal tenggelam di Portugal ini menjadi pengingat keras bahwa di balik peluang kerja dengan upah tinggi, tersimpan risiko besar yang kerap luput dari perhatian. Nasib para WNI yang menjadi korban menunjukkan pentingnya keselamatan kerja, pengawasan ketat, serta perlindungan menyeluruh bagi pekerja migran Indonesia di luar negeri. Selama pencarian masih berlangsung, harapan agar seluruh korban segera di temukan terus menyertai.

Di saat yang sama, dukungan bagi keluarga yang di tinggalkan menjadi hal mendesak agar duka ini tidak mereka tanggung sendirian. Tragedi ini semestinya menjadi momentum untuk memperkuat sistem perlindungan WNI, agar perjuangan mencari nafkah di negeri orang tidak lagi di bayar dengan kehilangan nyawa.

 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker