Berita Terkini

Viral! 2 WNI Terkonfirmasi Mengidap Penyakit Kusta di Rumania, Kasus Pertama Setelah 40 Tahun

peduliwni.com – Jagat media sosial dan pemberitaan internasional mendadak ramai. Bukan tanpa alasan, otoritas kesehatan Rumania mengonfirmasi munculnya kasus penyakit kusta atau penyakit Hansen di Kota Cluj-Napoca, Transilvania. Yang bikin heboh, dua dari pasien yang terlibat diketahui merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).

Kasus ini langsung menyedot perhatian karena menjadi temuan kusta pertama di Rumania setelah lebih dari 40 tahun. Terakhir kali penyakit ini tercatat di negara tersebut terjadi pada 1981. Situasinya pun membuat pemerintah setempat bergerak cepat, termasuk menutup sementara sebuah resor spa mewah dan melakukan penyelidikan epidemiologis lanjutan.

Kasus Kusta Pertama di Rumania Sejak 1981

Informasi ini pertama kali dilaporkan media setempat, Daily News Hungary, pada Kamis (18/12/2025). Dalam laporannya disebutkan, otoritas kesehatan Rumania menemukan satu kasus kusta yang telah terkonfirmasi secara medis. Penyakit kusta sendiri tergolong langka di Eropa. Itu sebabnya, temuan ini langsung dianggap serius.

Selain berdampak pada sektor kesehatan, kasus ini juga menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat, terutama karena melibatkan fasilitas umum yang biasa dikunjungi banyak orang. Sebagai langkah awal, pihak berwenang langsung menutup lokasi yang diduga menjadi titik awal penyebaran. Penutupan ini dilakukan sambil menunggu hasil penyelidikan lanjutan dari tim medis dan epidemiolog.

Kronologi Penemuan Kasus Kusta di Cluj-Napoca

Pasien pertama yang terkonfirmasi merupakan seorang perempuan muda asal Asia. Ia bekerja sebagai terapis pijat di sebuah salon kecantikan dan kebugaran ternama di Kota Cluj-Napoca. Salon tersebut dikenal sebagai tempat eksklusif. Media lokal menyebut, pelanggan salon ini berasal dari kalangan elit kota. Bahkan, tarif pijat dua jam bisa mencapai sekitar 1.030 RON atau setara 202 euro. Angka yang tidak kecil, dan menunjukkan tingginya intensitas interaksi dengan klien.

Setelah pasien di nyatakan positif kusta, otoritas kesehatan langsung menghentikan operasional salon tersebut. Langkah ini di ambil sebagai bentuk pencegahan, sekaligus untuk memudahkan proses pelacakan kontak erat.

Dua WNI Masuk Daftar Pasien yang Dipantau

Selain satu kasus yang telah di pastikan, otoritas kesehatan Rumania juga menyelidiki tiga kasus dugaan lainnya. Ketiganya merupakan karyawan di salon yang sama dan sama-sama perempuan muda asal Asia. Dari tiga kasus tersebut, dua di antaranya adalah Warga Negara Indonesia berusia 21 dan 25 tahun. Keduanya di laporkan mendatangi Rumah Sakit Gawat Darurat Kabupaten Cluj pada 26 November lalu karena mengalami keluhan kesehatan yang mengarah pada gejala kusta.

Saat ini, dua WNI tersebut masih berada dalam pemantauan ketat tim medis. Pemeriksaan lanjutan terus di lakukan untuk memastikan diagnosis sekaligus menentukan langkah perawatan yang tepat.

Penjelasan Menteri Kesehatan Rumania

Menteri Kesehatan Rumania, Alexandru Rogobete, turut angkat bicara soal kasus ini. Ia memastikan bahwa hasil pemeriksaan mikrobiologi telah mengonfirmasi satu kasus positif penyakit kusta. “Sementara tiga kasus lainnya masih dalam tahap pemantauan klinis dan epidemiologis,” ujar Rogobete dalam pernyataan resminya.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah bergerak cepat sejak awal temuan. Menurutnya, langkah ini penting untuk meminimalkan risiko penularan dan menjaga rasa aman masyarakat.

Apa Itu Penyakit Kusta?

Penyakit kusta atau penyakit Hansen adalah infeksi kronis yang di sebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae. Penyakit ini menyerang kulit, saraf tepi, dan saluran pernapasan bagian atas.

Meski sering di anggap berbahaya, kusta sebenarnya tidak mudah menular. Penularan biasanya terjadi melalui kontak erat dan berkepanjangan dengan penderita yang belum menjalani pengobatan.

Kabar baiknya, kusta bisa di sembuhkan total jika di tangani sejak dini dengan pengobatan yang tepat. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah lama menyediakan terapi multidrug therapy (MDT) yang efektif dan gratis di banyak negara.

Respons Otoritas dan Dampak ke Masyarakat

Pemerintah Rumania memastikan bahwa tidak ada alasan untuk panik berlebihan. Penyelidikan epidemiologis di lakukan untuk melacak siapa saja yang sempat melakukan kontak erat dengan para pasien. Selain itu, masyarakat yang pernah mengunjungi salon tersebut juga di minta untuk memantau kondisi kesehatan dan segera melapor jika merasakan gejala mencurigakan.

Penutupan sementara resor spa mewah ini menjadi langkah penting untuk memutus potensi rantai penularan. Otoritas menegaskan, tempat tersebut baru akan di buka kembali setelah di nyatakan aman secara medis.

Baca juga: Mau Kerja di Luar Negeri Tanpa Masalah? Ini Dia Panduan Lengkap Prosesnya!

Kasus kusta yang melibatkan dua WNI di Rumania memang mengejutkan, mengingat penyakit  ini sudah puluhan tahun tidak muncul di negara tersebut. Namun, respons cepat otoritas kesehatan menjadi kunci utama dalam penanganan situasi ini. Dengan pemantauan ketat, penutupan sementara lokasi terkait, serta edukasi kepada masyarakat, risiko penyebaran di harapkan bisa di tekan.

Yang terpenting, publik perlu memahami bahwa kusta bukan penyakit yang mudah menular dan bisa di sembuhkan jika di tangani dengan tepat. Situasi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kewaspadaan kesehatan tetap penting, di mana pun berada, bahkan di negara yang selama puluhan tahun bebas dari penyakit tertentu.

 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker