Ciro Alves Resmi Ajukan Diri Jadi WNI
peduliwni.com – Kabar menarik datang dari dunia sepak bola nasional. Bintang Malut United, Ciro Alves, resmi mengajukan permohonan naturalisasi untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Langkah ini langsung menyita perhatian publik, terutama pecinta sepak bola Tanah Air, karena Ciro dikenal sebagai pemain berpengalaman yang sudah lama berkiprah di kompetisi Indonesia.
Informasi tersebut diketahui dari unggahan akun Instagram Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkum) Maluku Utara, pada Selasa (9/12). Dalam unggahan itu, Ciro tampak hadir langsung ke kantor Kanwil Kemenkum Malut dengan didampingi Asisten Manajer Malut United, Asghar Saleh.
Langkah Ciro ini dinilai sebagai bentuk komitmen jangka panjangnya terhadap sepak bola Indonesia, khususnya di Maluku Utara, tempat ia kini berkarier.
Proses Konsultasi Naturalisasi di Kanwil Kemenkum Malut
Proses awal pengajuan naturalisasi Ciro Alves dilakukan melalui konsultasi resmi di Kanwil Kemenkum Maluku Utara. Pemain berusia 36 tahun itu diterima langsung oleh Kepala Kanwil Kemenkum Malut, Budi Argap Situngkir.
Dalam pertemuan tersebut, Ciro menyampaikan kesiapannya untuk mengikuti seluruh tahapan dan persyaratan yang telah di tetapkan oleh pemerintah Indonesia. Proses ini menjadi langkah penting sebelum berkas naturalisasi di teruskan ke tingkat pusat.
Melalui unggahan resminya, Kanwil Kemenkum Malut menyebut bahwa Ciro telah memahami konsekuensi hukum dari proses naturalisasi, termasuk kewajiban melepaskan kewarganegaraan sebelumnya.
“Dengan pengalaman sejak 2019 bermain di Indonesia dan kontribusinya bagi sepak bola Maluku Utara, Ciro menyatakan kesiapannya memenuhi seluruh syarat sesuai Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006, termasuk melepaskan kewarganegaraan sebelumnya,” tulis Kanwil Kemenkum Malut.
Pihak Kanwil juga berharap proses naturalisasi ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi sepak bola nasional.
Alasan Ciro Alves Ingin Menjadi WNI
Keinginan Ciro Alves untuk menjadi WNI bukan tanpa alasan. Ia telah tinggal dan berkarier di Indonesia sejak tahun 2019, sebuah waktu yang cukup lama bagi seorang pemain asing. Selama itu, Ciro dikenal sebagai sosok profesional yang cepat beradaptasi dengan budaya dan karakter sepak bola Indonesia.
Selain faktor lamanya tinggal, Ciro juga merasa memiliki ikatan emosional dengan Indonesia. Kariernya berkembang pesat di sini, dan ia mendapatkan dukungan besar dari suporter serta lingkungan klub.
Usia yang tak lagi muda juga menjadi pertimbangan tersendiri. Dengan menjadi WNI, Ciro bisa memiliki peran yang lebih luas, tidak hanya sebagai pemain asing, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem sepak bola nasional.
Baca juga: Bekerja di Luar Negeri Tanpa Ribet: Pahami Semua Prosesnya di Sini!
Dukungan Penuh dari Malut United
Keinginan Ciro Alves untuk mengajukan naturalisasi mendapat dukungan penuh dari manajemen Malut United. Asisten Manajer Malut United, Asghar Saleh, menegaskan bahwa klub berada di belakang Ciro dalam proses ini. Menurut Asghar, Ciro bukan hanya pemain penting di lapangan, tetapi juga figur berpengaruh di luar lapangan. Pengalamannya di nilai sangat berharga bagi perkembangan sepak bola, khususnya di wilayah Maluku Utara.
“Ciro telah tinggal di Indonesia sejak 2019 dan memiliki talenta besar. Ia bisa berperan meningkatkan ekosistem sepak bola Indonesia, khususnya di Maluku Utara,” ujar Asghar. Dukungan klub ini menjadi modal penting agar proses naturalisasi berjalan lebih lancar, mengingat rekomendasi dan peran klub sering kali menjadi faktor pendukung dalam pengajuan naturalisasi atlet asing.
Dampak Positif bagi Sepak Bola Indonesia
Jika proses naturalisasi Ciro Alves berjalan sukses, dampaknya bisa cukup signifikan bagi sepak bola Indonesia. Pengalaman bermain di berbagai level kompetisi membuat Ciro memiliki wawasan dan mentalitas yang bisa di tularkan kepada pemain lokal.
Selain itu, kehadiran pemain naturalisasi yang sudah lama bermain di liga domestik biasanya lebih mudah beradaptasi. Mereka memahami karakter permainan, budaya suporter, hingga tekanan kompetisi di Indonesia.
Bagi Maluku Utara, langkah ini juga menjadi sinyal positif. Naturalisasi Ciro dapat menjadi inspirasi bagi pembinaan sepak bola di daerah, sekaligus memperkuat posisi klub-klub lokal di kancah nasional.
Menunggu Tahapan Selanjutnya
Meski telah mengajukan permohonan, proses naturalisasi Ciro Alves masih harus melewati sejumlah tahapan. Mulai dari verifikasi dokumen, rekomendasi instansi terkait, hingga persetujuan akhir dari pemerintah pusat dan DPR RI. Namun dengan rekam jejak yang jelas, lama tinggal di Indonesia, serta dukungan penuh dari klub dan pemerintah daerah, peluang Ciro untuk resmi menjadi WNI terbilang cukup terbuka.
Kini, publik sepak bola Indonesia tinggal menunggu kelanjutan proses tersebut. Jika semua berjalan sesuai rencana, bukan tidak mungkin Ciro Alves segera resmi menyandang status sebagai Warga Negara Indonesia dan melanjutkan kontribusinya bagi sepak bola Tanah Air.
Sebagai penutup, langkah Ciro Alves mengajukan diri menjadi Warga Negara Indonesia menunjukkan komitmen seriusnya untuk terus berkontribusi bagi sepak bola Tanah Air. Dengan pengalaman panjang sejak 2019, dukungan penuh dari Malut United, serta kesiapannya memenuhi seluruh persyaratan hukum, proses naturalisasi ini di harapkan berjalan lancar. Jika
terealisasi, kehadiran Ciro sebagai WNI bukan hanya menguntungkan klub dan daerah Maluku Utara, tetapi juga berpotensi membawa dampak positif bagi perkembangan ekosistem sepak bola Indonesia secara keseluruhan.



