Berita Terkini

KBRI Imbau WNI Waspada saat Konflik Kamboja dan Thailand Kembali Memanas

peduliwni.com – Ketegangan di kawasan Asia Tenggara kembali mencuat. Konflik perbatasan antara Kamboja dan Thailand dilaporkan kembali memanas dalam beberapa hari terakhir. Menyikapi situasi ini, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh langsung mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Kamboja agar tetap waspada.

Imbauan ini disampaikan melalui unggahan di akun Instagram resmi KBRI Phnom Penh pada Senin (8/12). Dalam pernyataannya, KBRI menekankan pentingnya sikap tenang, tidak panik, namun tetap siaga menghadapi perkembangan situasi keamanan di wilayah perbatasan Kamboja–Thailand.

Imbauan KBRI Phnom Penh untuk WNI di Kamboja

KBRI Phnom Penh secara tegas meminta WNI untuk tidak terpancing kepanikan, meski eskalasi konflik kembali terjadi. Sikap tenang dinilai penting agar WNI bisa mengambil keputusan yang rasional dan aman.

“KBRI Phnom Penh mengimbau seluruh WNI yang berada di Kamboja agar tetap tenang, tidak panik, dan tetap menjaga kewaspadaan; memperhatikan dan menaati imbauan dari otoritas setempat terkait perkembangan situasi keamanan,” tulis KBRI dalam pernyataan resminya.

Selain itu, WNI juga diminta untuk selalu mengikuti aturan dan arahan dari pemerintah setempat. Hal ini mencakup pembatasan aktivitas di wilayah tertentu, jam operasional, hingga kebijakan keamanan lainnya yang bisa berubah sewaktu-waktu.

Wilayah Perbatasan yang Perlu Diwaspadai

Dalam imbauannya, KBRI Phnom Penh secara khusus menyebut beberapa provinsi di Kamboja yang berbatasan langsung dengan Thailand dan terdampak eskalasi konflik. Wilayah tersebut antara lain:

  • Provinsi Preah Vihear
  • Provinsi Oddar Meanchey
  • Provinsi Banteay Meanchey

KBRI meminta WNI untuk menghindari atau setidaknya membatasi perjalanan ke wilayah-wilayah tersebut. Daerah perbatasan di nilai rawan karena potensi peningkatan aktivitas militer maupun gangguan keamanan lainnya.

Bagi WNI yang sudah berada di wilayah tersebut, KBRI menyarankan untuk meningkatkan kewaspadaan, membatasi mobilitas, dan selalu siap mengikuti instruksi evakuasi jika sewaktu- waktu diperlukan.

Pentingnya Mengikuti Informasi dari Sumber Resmi

Di tengah situasi konflik, arus informasi sering kali bercampur antara fakta dan rumor. Karena itu, KBRI Phnom Penh mengingatkan WNI agar lebih selektif dalam menerima informasi. WNI di minta untuk mencermati perkembangan situasi hanya dari sumber resmi dan terpercaya. Beberapa sumber yang direkomendasikan antara lain pernyataan pemerintah Kamboja, media arus utama yang kredibel, serta kanal resmi KBRI Phnom Penh.

Langkah ini penting untuk mencegah kesalahpahaman yang bisa berujung pada kepanikan atau pengambilan keputusan yang keliru. Informasi yang akurat membantu WNI tetap tenang dan tahu apa yang harus di lakukan dalam kondisi darurat.

Kesiapan KBRI dalam Melindungi WNI

KBRI Phnom Penh juga menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan situasi keamanan di Kamboja. Perwakilan Indonesia di sana siap memberikan pendampingan dan perlindungan konsuler bagi WNI yang membutuhkan bantuan.

WNI di imbau untuk memastikan data diri mereka tercatat di KBRI, terutama bagi yang tinggal atau bekerja di wilayah rawan. Dengan data yang lengkap, KBRI dapat lebih cepat menghubungi dan memberikan bantuan jika situasi memburuk.

Selain itu, WNI juga di sarankan menyimpan kontak darurat KBRI Phnom Penh dan selalu membawa dokumen identitas penting saat bepergian.

Latar Belakang Ketegangan Kamboja, Thailand

Konflik antara Kamboja dan Thailand bukanlah hal baru. Ketegangan di perbatasan kedua negara telah terjadi beberapa kali dalam sejarah, terutama terkait klaim wilayah dan keberadaan situs bersejarah di area perbatasan.

Meski sebagian besar konflik dapat di redam melalui jalur diplomasi, eskalasi terbaru tetap memicu kekhawatiran, terutama bagi warga sipil dan warga negara asing yang berada di sekitar wilayah konflik. Situasi inilah yang mendorong KBRI Phnom Penh bertindak cepat dengan mengeluarkan imbauan kewaspadaan bagi WNI.

Langkah yang Perlu Dilakukan WNI Jika Situasi Keamanan Memburuk

Selain tetap tenang dan waspada, WNI yang berada di Kamboja juga perlu memahami langkah konkret yang bisa di lakukan jika situasi keamanan di perbatasan Kamboja–Thailand semakin memburuk. Kesiapan sejak dini penting agar tidak panik ketika kondisi darurat benar-benar terjadi. WNI di sarankan menyiapkan tas darurat berisi dokumen penting seperti paspor, izin tinggal,

dan salinan identitas diri. Pastikan juga membawa uang tunai secukupnya, obat-obatan pribadi, serta perlengkapan komunikasi seperti ponsel dan power bank. Langkah sederhana ini sering kali krusial dalam kondisi darurat.

Selain itu, WNI perlu mengetahui rute evakuasi dan titik aman yang telah di tetapkan otoritas setempat. Menghindari kerumunan, membatasi aktivitas di luar ruangan, serta mematuhi jam malam jika di berlakukan menjadi hal yang tidak boleh di abaikan.

Yang tak kalah penting, WNI di minta segera melapor ke KBRI Phnom Penh jika berada di wilayah terdampak atau mengalami kendala keamanan. Komunikasi yang cepat dan jelas akan memudahkan KBRI dalam memberikan bantuan serta memastikan keselamatan WNI di tengah situasi yang terus berkembang.

Baca juga: Belum Ada Laporan WNI Jadi Korban Penembakan di Pantai Bondi Sydney

Eskalasi konflik antara Kamboja dan Thailand menjadi pengingat penting bagi WNI yang berada di luar negeri untuk selalu waspada terhadap dinamika keamanan regional. Imbauan KBRI Phnom Penh agar WNI tetap tenang, tidak panik, dan mengikuti arahan otoritas setempat patut menjadi perhatian bersama.

Dengan membatasi perjalanan ke wilayah rawan, mengikuti informasi dari sumber resmi, serta menjaga komunikasi dengan KBRI, WNI di Kamboja di harapkan tetap aman di tengah situasi yang belum sepenuhnya stabil. Kewaspadaan adalah kunci, tanpa harus larut dalam kepanikan.

 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker